Pesantren Merupakan Isolasi Terbaik Di Masa Pandemi COVID-19

0
50
Foto. Pengecekan Suhu Santri Baru

Medan, Ta’dib Online – Pesantren Modern Ta’dib Al-Syakirin melangsungkan kegiatan kedatangan santri baru pada tahun akademik 2020-2021. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran yang sudah disebarkan melalui via whatsapp kepada seluruh calon santri. Senin, (13/7).

Kedatangan seluruh santri ini juga menerapkan protokol kesehatan, mulai dari masker hingga penyemprotan disenfektan. M. Iqbal M. Pd.I selaku ketua panita menjelaskan “kita mendatangkan santri baru di masa pandemi COVID-19 ini melalui pertimbangan yang matang dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah”, ujarnya saat ditemui di kantornya.

Di masa pandemi ini pesantren merupakan salah satu solusi untuk anak-anak dalam menghadapi pandemi COVID-19, karena pesantren adalah tempat isolasi yang aman. Habibah Yohani selaku wali santri juga ikut memberikan tanggapan saat ditanyai tentang pengantaran anaknya ke pesantren “Saya merasa aman karena saat masuk semua disterilisasikan, artinya kita dalam keadaan sehat, Insya Allah kita tehindar dari COVID-19. Pesantren itu adalah solusi di masa pandemi ini, sedangkan sekolah yang tidak berbasis pesantren lebih banyak kontak dengan orang luar, kan di pesantren sekali datang dia gak boleh pulang lagi” ungkapanya saat ditemui.

Pesantren adalah tempat yang baik bagi anak-anak di tengah wabah ini “menurut saya di pesantren lebih aman, karena lingkungan pesantren itu seperti di isolasi tapi sosial tetap berjalan” tambahnya selaku wali santri.

Selain itu ia juga berharap anaknya menjadi pribadi yang lebih baik lagi “anak saya bisa menjadi wanita sholeha, kenal dengan tuhan dengan yang lebih baik” harapnya.

Iqbal selaku ketua panitia juga memberikan pengarahan kepada seluruh santri baru untuk tetap menjaga kontak fisik dan tetap memakai masker setiap hari di lingkungan pesantren “ikhtiar kita di pesantren setelah melakukan penyemprotan dan lain sebagainya, kita juga menerapkan wajib masker dan menjaga kontak fisik, memakai alat pribadi sendiri agar anak-anak tetap sehat” tutupnya saat diwawancarai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here